Durian Montong

PROFIL DURIAN MONTONG

Durian montong merupakan durian yang berasal dari Thailand. Durian montong ini berumur panjang (perenial). Berkayu, silindris, tegak, kulit pecah-pecah, permukaan kasar, bercabang banyak, arah mendatar. Daun Tunggal dan mempunyai ciri bertangkai pendek, tersusun berseling, permukaan atas berwarna hijau tua dan bawah cokelat kekuningan, permukaan atas mengkilat, permukaan bawah buram, Bunga muncul di batang atau cabang yang sudah besar, bertangkai, berwarna putih hingga cokelat keemasan, berbunga sekitar bulan januari. Buah bulat atau lonjong, panjang 15 – 30 cm, kulit dipenuhi duri-duri tajam, warna coklat keemasan atau kuning, bentuk biji lonjong, 2 – 6 cm, berbuah setelah berumur 5 – 12 tahun, jatuh sendiri kalau sudah masak. Berakar tunggang. Sama halnya dengan durian montong, durian ini juga berasal dari Thailand.Buahnya bulat dengan kulit kuning kecokelatan. Durinya berbentuk kerucut, tajam, dan tersusun agak rapat. Kulit buahnya tipis, antara 3-5 mm, dan agak sukar dibelah. Daging buahnya cukup tebal, kering, berlemak, dan berwarna kuning. Rasanya tidak terlalu manis dan tekstur buahnya tidak terlalu lembut. Aromanya sedang. Jumlah pongge per buah antara 5-18 dengan biji sempurna 5-12. Bijinya kecil, lonjong. Ukuran buahnya termasuk besar, berat rata-rata 2-4 kg per buah. Durian ini bersifat genjah. Produktivitasnya sekitar 20-50 buah/pohon/tahun. Durian kane agak peka penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.

Cara Perawatan :

  1. Gulma dibabat dan dibiarkan sebagai mulsa.
  2. Praktek di Thailand ialah memberikan pupuk majemuk dekat dengan garistetes segera setelah muncul kuncup bunga, ditunjang dengan pemberian pupuk di atas tanah jika telah ada pembentukan buah yang lebat; pemberian pupuk lainnya dilakukan setelah panen.
  3. Jika tersedia pupuk kandang, dapat menggantikan pemberian pupuk yang terakhir.

Price: –

Gambar :

Gb. Durian Montong

%d bloggers like this: